Rabu, 14 Agustus 2013

Bukan Aku yang Memilih Jalan

"Aku takut merasakan sakit lagi."
"Percayalah, aku janji tidak akan meninggalkanmu lagi, aku janji tidak akan berhenti menyanyangimu, aku janji akan menikahimu."
"Tapi ..."
"Percayakan semua padaku, aku akan membuktikan semua janjiku, asalkan kau masih tetap ingin bersamaku."

Hari-hari itu terus berjalan.
Hari-hari itu ternyata lebih singkat dari yang sebelumnya. Ketika perdebatan itu terjadi, kau mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tak pantas untuk kau ucapkan. KECEWA...! Seharusnya kau ataupun aku tidak boleh mengeluarkan kata-kata "selesai".

Sudah lupakah kau dengan janjimu? Janji kita dan mimpi kita?

Menyakitkan ketika aku mengetahui bahwa hari-hari yang singkat ini tidak membuatmu bahagia. Caraku kah yang salah dalam menunjukkan perasaan ini atau memang kau .... ? Ah sudahlah aku lelah menerka-nerka dan menduga-duga, yang hanya membuat aku, lagi dan lagi terluka.

"Kita jalan sendiri-sendiri untuk beberapa waktu"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar